Makin banyak perempuan yang memilih menjadi wanita karier, bekerja dan menunjukkan potensi diri ke khalayak ramai. Menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja dan mungkin hanya sepertiga waktu saja untuk mengurus rumah, termasuk memasak. Sekalipun bekerja di luar rumah, tentu para wanita karier juga ingin seluruh keluarga mencicipi kreasi tangannya dalam memasak, bukan?

Karena waktu yang sangat singkat untuk memasak, maka para wanita karier mencari solusi yang tepat dan bisa membantu mereka. Salah satunya adalah mencari makanan beku yang siap dimasak. Daging, makanan olahan dan macam-macam kudapan juga tersedia dalam bentuk packaging beku. Dijual per seperempat kilogram sampai ukuran jumbo satu sampai dua kilogram, untuk sajian keluarga besar.

Melihat besarnya minat akan makanan beku, insting bisnis langsung aktif dan kita bisa mencari celah untuk dapatkan peluang ini. Produksi dan menjual makanan beku menjadi salah satu usaha yang mampu balik modal dalam waktu cepat, apalagi jika kita membidik produk yang tepat.

Makanan Beku yang Paling Diminati

Jika ingin mulai usaha makanan beku, sebaiknya ketahui dulu apa saja sih produk makanan beku yang paling banyak dicari oleh masyarakat? Jika melihat konsumen yang kebanyakan adalah ibu-ibu muda yang belum begitu piawai memasak dan wanita karier yang mencari makanan beku siap olah, maka makanan beku yang mendominasi adalah sebagai berikut ini.

  • Seafood atau makanan laut beku : Udang kupas, kerang, cumi-cumi dan ikan laut tersedia dalam berbagai ukuran. Tetapi tak hanya bahan mentah saja, ada juga olahan seafood yang sudah siap saji misalnya dimsum udang (bentuknya seperti kantong uang, berisi udang cacah, ikan laut dan ditambah daun bawang, daun pandan serta wortel), siomay udang, dan juga kekian udang (bentuknya seperti risoles, isinya daging udang, wortel cacah, dan daun bawang. Dibungkus dengan menggunakan kembang tahu).
  • Olahan daging beku : Daging ayam dan daging sapi menjadi primadona, biasanya dalam bentuk sosis, daging asap atau daging giling. Daging giling itu bisa mudah diolah, dioseng-oseng dengan sayuran bisa menjadi salah satu menu sederhana yang disajikan ibu dengan waktu masak yang singkat.
  • Sayuran potong siap masak : Yang satu ini tengah ngetrend di tahun 2016. Sejak terdengar gaungnya tahun lalu, belakangan makin banyak produsen sayur potong beku yang menguasai pasar. Biasanya dijual dalam bentuk sekali masak, untuk 2-3 porsi. Contohnya sayur asem beku (isinya sayuran seperti labu putih, kacang panjang dan daun melinjo yang sudah dipotong-potong, lengkap dengan bumbu sayur asem yang tinggal dipanaskan dan dimasak sampai matang), atau oseng kangkung beku (isinya kangkung yang sudah disiangi, lengkap dengan bumbu-bumbu untuk melezatkan oseng kangkung yang dibuat). Praktis, tinggal buka dan masak, tidak perlu prepare lama-lama.
  • Kudapan : Ada banyak kudapan dan cemilan yang dipasarkan dengan bentuk beku, misalnya saja french fries beku, frozen brownies, bahkan roti maryam beku sekalipun. Penyajiannya juga sangat mudah, cukup didiamkan sejenak dalam suhu ruang selama setengah jam, lalu bisa dimasak sesuai dengan anjuran produk itu sendiri. Digoreng, dikukus atau juga direbus.

Cara Mulai Usaha Makanan Beku

Sudah memutuskan ingin mengambil produk apa yang akan diproduksi? Kita ambil contoh yang sedang ngetrend, yaitu sayur potong beku. Pastikan kita mengetahui olahan sayur apa yang akan kita produksi, alat-alat pendukung yang diperlukan untuk membuat makanan beku dan juga harga yang akan kita patok per bungkus makanan beku.

Jika perlu lakukan survey terlebih dahulu ke pasaran, lauk pauk apa saja yang paling diminati masyarakat, kemudian buat daftar belanja bahan pokok untuk produksi, anggarkan biaya packaging dan juga biaya untuk membeli freezer (perlu diketahui, freezer khusus makanan beku harganya lebih mahal daripada kulkas biasa). Pastikan kita juga membeli bungkus yang tahan air dan tahan beku, bahan dari stirofoam adalah bahan yang paling memenuhi syarat packaging makanan beku, harganya juga murah. Beli juga plastic wrap supaya sayuran yang kita potong tidak berceceran saat dipak.

Tetapi penggunaan stirofoam tidak ramah lingkungan, sebab tidak bisa diuraikan oleh tanah, juga tak bisa dibakar karena asap bekas pembakarannya bisa merusak lapisan ozon. Memilih bungkus plastik dengan klip penutup manual juga menjadi salah satu pilihan packaging yang tepat. Menggunakan kantong plastik kedap udara bisa meminimalisir udara yang membawa bakteri, lalu sayuran tak bisa awet dan bisa membusuk di perjalanan.

Untuk memutuskan harga per bungkus makanan beku, selain mempertimbangkan harga-harga bahan yang kita gunakan untuk produksi, cross check produk sejenis di pasaran juga jadi pertimbangan. Sebagai referensi, tumis pare ebi, tumis kangkung tauco, tumis sawi bakso (250 gr) Rp.15.000, sedangkan harga olahan sayur dan daging harganya lebih mahal sedikit, misalnya buntut asam pedas (300 gr) Rp.55.000 dan ayam masak cabe ijo (1/2 ayam utuh) Rp.40.000.

sumber: tabloidpeluangusaha

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *