Bergabung Bersama Kami, Ikut Miliki Peternakan Bebek,?

Ikut memiliki peternakan bebek di BebekKita mulai dari Rp.100,000,- bebekkita.com, (PT Sherita Asia Pratama) adalah peternakan bebek yang menetaskan, dan membesarkan bebek khusus pedaging, pakan yang diberikan di hasil formulasi dan di produksi dari pabrik sendiri, dana yang terkumpul akan di gunakan untuk pembelian Asset dengan perjanjian murabaha
  • Rp 0,00 Donated
  • 0 Donors
Time left to donate

About the Campaign

 

IKHTISAR

PT Sherita Asia Pratama (pendaftaran perusahaan (TDP) no. 09.04.1.46.40138) adalah peternakan berbasis di Indonesia yang bisnis utamanya adalah berdagang hasil pertanian dan hewan hidup, terutama bebek pekin dan hibrida.

Pengumpulan Dana ini untuk peternakan dan Penetasan yang berada di Ciseeng . Selain Ciseeng, PT Sherita memiliki dan mengelola peternakan di Cipanas dan Ciampea.

Pelanggan
• Pemasok makanan beku dan olahan, Cv Sugie Foods (Bebek Gobek), PT Inti Wahana Nusantara dan Unggas Lestari Jaya dll

keuangan:
• Pendapatan penjualan: IDR581mn (2016), Rp499mn (2017), Rp500mn (1M2018)
• Untung / (rugi): Rp383juta (2016), Rp221 (2017), (Rp31juta) (1M2018)
• Total utang: Nil (2016/2017 / 1M2018)

Diferensiasi kunci:
• Memungkinkan pelanggan untuk menempatkan pesanan kecil dengan harga grosir yang sebanding dengan pesaing besarnya
• Sebagai peternakan skala kecil, kami mampu mengirim karkas segar dari farm hingga ke pelanggan, tidak seperti pesaing besarnya yang terlibat dalam produksi skala besar.
• Layanan pelanggan yang sangat baik dalam memastikan kepuasan dan kebutuhan pelanggan terpenuhi

PROFIL BISNIS

• Didirikan pada tahun 2014, perusahaan memulai dengan menjual pakan itik dan mempelajari proses peternakan itik. Investasi awal untuk 250 anak itik adalah Rp5.000.000. Meskipun penjualan pakan itik menggembirakan, PT Sherita mengubah fokus ke perdagangan ternak karena margin keuntungannya lebih tinggi
• Pada awal 2018, perusahaan memulai program pengembangbiakannya sendiri dengan bebek Cherry Valley yang diimpor Inggris dengan 20 ekor GP Jantan dan 200 bebek betina. PT Sherita mengharapkan batch pertama dari anak bebek berusia sekitar April 2018, yang akan memungkinkan perusahaan untuk memotong biaya sebesar 20 – 26%.

PENGGUNAAN

Hasil dari pendanaan yang diusulkan sebesar Rp263,380,000 akan digunakan untuk pembelian 15500 DOD  dan bahan makanan terkait (seperti pakan, vaksin dan peminum) untuk memenuhi pesanan pembelian dari Bebek Abah – PT Berkah Bersama Wisata dan CV Sugie Foods /Bebek Gobek

Ringkasan Pendanaan
• Target pendanaan: Rp.263,380,000
• Margin pembelian aset: 6%
• Kepemilikan: 4bulan
• Jadwal pembayaran pembelian aset:
o Akhir bulan 3,5: Rp.263,380,000 dan keuntungan (Nisbah)

Sesuai protokol tata kelola perusahaan, Direktur Utama/Komisaris akan menandatangani kontrak Murabahah (biaya-plus) yang berbasis di Indonesia untuk pendanaan ini. Kontrak akan berada di antara Investor dan PT Sherita Asia Pratama. Dalam hal ini  Investor sesuai syariat islam adlah membelikan barang dengan mendapat hasil keuntungan atas penjual , tidak meminjamkan uang atau membeli ekuitas.

PEMILIK DAN BOARD MEMBER

Hilda Lelita (Direktur Utama / Pendiri)
• Mengawasi aspek keuangan PT Sherita
• Pemegang saham mayoritas dengan 85% saham
• Lebih dari 20 tahun pengalaman perbankan, di bank-bank seperti Bank Central Asia, Permata Bank dan Indosurya

Verry Maulana (Komisaris / Pendiri)
• Mengawasi operasi dan aspek pemasaran PT Sherita
• Juga Managing Director Nusantara Tekad Utama, sebuah Pabrik Pakan Ternak dan peternakan kelinci dan yang berbasis di Jawa Barat dari 2012 – 2016. Dia juga memiliki lebih dari 9 tahun pengalaman di sektor perhotelan dan pariwisata.
• Peraih Piagam Penghargaan Jawa Barat 2016

INFO PASAR

Nilai industri unggas Indonesia diperkirakan lebih dari USD34 miliar, dan terdiri dari 6 sub-sektor yaitu pakan, pembibitan, peternakan ayam ras, peternakan layer, rumah pemotongan hewan dan pengolahan. Industri lokal (untuk ayam, kalkun dan bebek) tidak menghadapi persaingan dari pasar ekspor. Ini karena pemerintah Indonesia belum mengeluarkan izin untuk mengimpor hewan-hewan ini sejak Desember 2013, meskipun diizinkan oleh peraturan.
Konsumsi daging unggas per kapita dan telur di Indonesia rendah dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Meskipun ini diharapkan berubah dengan pendorong utama pertumbuhan penduduk dan tingkat urbanisasi.
Untuk petani skala kecil di Indonesia, itik adalah penting sebagai sumber penghasilan dan pekerjaan paruh waktu bagi para petani. Karena itik lebih mudah beradaptasi dengan berbagai lingkungan dan lebih tahan terhadap penyakit unggas daripada ayam.

RINGKASAN KEUANGAN

Pendapatan

Pendapatan penjualan tahunan perusahaan telah kecil karena dana internal terbatas dalam menumbuhkan bisnis. Keuntungannya telah diinvestasikan kembali untuk memperluas infrastruktur perusahan seperti membangun kandang, membeli mesin penetasan dan membiaya pakan indukan yang belum masuk masa produksi  untuk meningkatkan kapasitas kedepan.

PT Sherita menargetkan 25.000 itik per periode panen di 1Q2018, dibandingkan dengan kapasitas saat ini dari 3.000 – 5.000 bebek. Ini akan memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan tambahan margin laba bersih 8-9% untuk pembesaran dan 20% untuk penetasan.

 

Your Donation
Details
Payment
Choose Your Payment Method